Berita Utama

Kejati Banten Sita Uang Rp1,1 Miliar dari Hasil Geledah Kantor Bea Cukai Ba 0    0

BANTEN, KOMPAS,TV - Kejaksaan Tinggi Banten menggeledah Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Petugas mengamankan barang bukti uang miliaran rupiah, untuk kebutuhan penyidikan dua orang oknum Bea Cukai yang diduga terkait kasus pungli dan pemerasan. Baca Juga Bea Cukai Solo Siapkan Legalitas Ciu Bekonang Jadi Produk selain Minuman di https://www.kompas.tv/article/251264/bea-cukai-solo-siapkan-legalitas-ciu-bekonang-jadi-produk-selain-minuman Penggeledahan dilakukan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Banten, Satgas Tipikor dan anggota Kajari Banten selama 3 jam. Petugas mengamankan uang senilai Rp1,1 miliar dan dokumen terkait perkara. Penggeledahan dilakukan sebagai tindak lanjut adanya laporan pemerasan yang dilakukan oleh oknum petugas Bea Cukai sejak April 2020 hingga April 2021. Disebutkan ada permintaan uang terhadap jasa ekspedisi terhadap barang ekspor. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255824/kejati-banten-sita-uang-rp1-1-miliar-dari-hasil-geledah-kantor-bea-cukai-bandara-soetta ...

KOMPASTV 3428 views

Petugas Damkar Depok Berhasil Evakuasi Bocah 4 Tahun yang Terkunci di Dalam 0    0

DEPOK, KOMPAS.TV - Seorang anak berusia 4 tahun terkunci dari mobil setelah orang tuanya lupa mencabut kunci di mobil saat berbelanja di minimarket. Baca Juga Petugas Damkar Evakuasi Ular Dari Dalam Rumah Warga di https://www.kompas.tv/article/255683/petugas-damkar-evakuasi-ular-dari-dalam-rumah-warga Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok datang ke lokasi dan langsung melakukan evakuasi anak berusia empat tahun yang terjebak di dalam mobil. Korban terkunci di dalam mobil setelah orangtuanya lupa membawa remot otomatis yang masih berada di dalam mobil. Baca Juga Buaya Muara Sepanjang 2,5 Meter di Evakuasi Damkar dari Perumahan Warga di https://www.kompas.tv/article/251796/buaya-muara-sepanjang-2-5-meter-di-evakuasi-damkar-dari-perumahan-warga Petugas Pemadam Kebakaran berhasil menyelamatkan anak itu dengan memecahkan kaca pintu mobil pada bagian sopir. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255822/petugas-damkar-depok-berhasil-evakuasi-bocah-4-tahun-yang-terkunci-di-dalam-mobil ...

KOMPASTV 4127 views

Aksi Heroik Santri di Pasuruan Berhasil Gagalkan Curanmor di Parkiran Minim 0    0

PASURUAN, KOMPAS.TV - Dalam rekaman CCTV ini terlihat 2 pencuri tengah beraksi mencuri sepeda motor di sebuah minimarket di Pasuruan Jawa Timur. Untuk mengalihkan perhatian, salah satu pelaku masuk ke dalam minimarket. Tak berapa lama kemudian, pelaku merusak kunci kontak motor. Baca Juga Tiga Anggota Komplotan Curanmor Ditangkap Petugas di https://www.kompas.tv/article/253742/tiga-anggota-komplotan-curanmor-ditangkap-petugas Belum sempat membawa kabur, aksi pecurian ini tepergok oleh para santri. Mengetahui aksi pencurian ini para santri mencoba melawan dan mengejar para pelaku. Karena takut, dua pencuri ini melarikan diri dengan meninggalkan motor yang dikendarainya. Baca Juga Kasus Curanmor Marak di Kota Blitar, 6 Sepeda Motor Raib Dalam Satu Malam di https://www.kompas.tv/article/253155/kasus-curanmor-marak-di-kota-blitar-6-sepeda-motor-raib-dalam-satu-malam Pasca kejadian, polisi mendatangi lokasi dan membawa motor milik terduga pelaku dan menyelidiki identitas pelaku dari rekaman CCTV. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255819/aksi-heroik-santri-di-pasuruan-berhasil-gagalkan-curanmor-di-parkiran-minimarket ...

KOMPASTV 3225 views

Gerebek Lokasi Penimbunan BBM Ilegal di Bogor, Polisi Sita 48 Ton Solar! 0    0

BOGOR, KOMPAS.TV - Polisi menggerebek tempat penimbunan BBM ilegal di Gunung Putri Bogor, Jawa Barat. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka, dengan barang bukti sebanyak 48 ton, BBM jenis solar. Baca Juga Pengakuan Karyawan Pinjol Ilegal yang Digerebek di PIK, Tergiur Gaji dan Bonus Besar di https://www.kompas.tv/article/255517/pengakuan-karyawan-pinjol-ilegal-yang-digerebek-di-pik-tergiur-gaji-dan-bonus-besar Penggerebekan dilakukan polisi dari Polres Bogor bersama dengan Tim Kawal BUMN, di Desa Kranggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Baca Juga Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kawasan PIK 2, Diketahui Membawahi 14 Aplikasi Pinjol! di https://www.kompas.tv/article/255456/polisi-gerebek-kantor-pinjol-ilegal-di-kawasan-pik-2-diketahui-membawahi-14-aplikasi-pinjol Dari penggerebekan ini, sebanyak 12 pelaku ditangkap. Namun hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, berinisial AS, yang berperan sebagai pemodal.Polisi menyita 48 ton solar, dan lima unit mobil boks dari kejadian ini. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255818/gerebek-lokasi-penimbunan-bbm-ilegal-di-bogor-polisi-sita-48-ton-solar ...

KOMPASTV 617 views

Setahun Berlalu, Warga Kampung Miliarder di Tuban Kini Menyesal Tak Punya P 0    0

TUBAN, KOMPAS.TV - Sekitar satu tahun sudah, warga kecamatan Jenu, di Kabupaten Tuban, Jawa Timur menjadi miliarder. Namun, kini sejumlah warga menyesal menjual tanah nya ke Pertamina meski uang ganti rugi tanah mereka telah membuat mereka menjadi miliarder. Seperti inilah kondisi rumah warga Tuban yang ikut terkena pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Pertamina. Baca Juga Fenomena Warga Kampung Miliarder Tuban Jatuh Miskin, Begini Solusi Pakar Pembangunan UGM di https://www.kompas.tv/article/255382/fenomena-warga-kampung-miliarder-tuban-jatuh-miskin-begini-solusi-pakar-pembangunan-ugm Tak hanya rumah, lahan pertanian warga juga turut dibeli oleh Pertamina. Setidaknya ada 6 desa di Kecamatan Jenu yang terdampak pembebasan lahan, yakni Desa Wadung, Sumur Geneng, Beji, Kali Untu, Rawasan, dan Mentoso. Sebagian warga menyesal karena tidak ada lagi penghasilan setelah melepaskan lahan mereka. Uang yang mereka dapatkan pun terus tergerus, karena tidak terkelola dengan baik. Awal pekan ini, warga terdampak dari 6 desa bahkan mendatangi kantor "Grass Root Refinery" Pertamina Tuban. Warga meminta pihak Pertamina menepati janjinya untuk memberikan pekerjaan. Pihak Pertamina pun akan membahas lebih lanjut tuntutan warga. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255816/setahun-berlalu-warga-kampung-miliarder-di-tuban-kini-menyesal-tak-punya-penghasilan ...

KOMPASTV 3756 views

Perludem Ingatkan Beban Petugas Pemilu dan Distribusi Surat Suara jadi Cata 0    0

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi II DPR bersama pemerintah, KPU, dan Bawaslu menyepakati tanggal 14 Februari sebagai jadwal Pemilu tahun 2024. Setelah menggelar rapat kerja, pemerintah, Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu. KPU mengusulkan hari pemungutan suara jatuh pada hari Rabu tanggal 14 Februari 2024. Pemilihan waktu pemilu awal tahun untuk memberikan ruang Pilkada serentak yang menurut rencana diselenggarakan bulan November 2024. Baca Juga Apa Alasan Pileg dan Pilpres 2024 Digelar Tanggal 14 Februari? Ini Penjelasan KPU di https://www.kompas.tv/article/255811/apa-alasan-pileg-dan-pilpres-2024-digelar-tanggal-14-februari-ini-penjelasan-kpu Pemilihan legislatif, pemilihan Presiden, resmi ditetapkan digelar serentak pada 14 Februari 2024. Tak hanya itu Pilkada serentak akan digelar pada 27 November 2024. Apa latar belakang penetapan tanggal tersebut dan terutama kesiapan KPU dapat menggelar Pemilu serentak dan Pilkada di tahun yang sama? Sapa Indonesia Malam membahasnya bersama Komisioner KPU Arief Budiman, dan Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255814/perludem-ingatkan-beban-petugas-pemilu-dan-distribusi-surat-suara-jadi-catatan-untuk-pemilu-2024 ...

KOMPASTV 531 views

Apa Alasan Pileg dan Pilpres 2024 Digelar Tanggal 14 Februari? Ini Penjelas 0    0

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi II DPR bersama pemerintah, KPU, dan Bawaslu menyepakati tanggal 14 Februari sebagai jadwal Pemilu tahun 2024. Setelah menggelar rapat kerja, pemerintah, Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu. KPU mengusulkan hari pemungutan suara jatuh pada hari Rabu tanggal 14 Februari 2024. Baca Juga Puan Soal Pemilu 14 Februari 2024: Pelaksanaannya dengan Kasih Sayang! di https://www.kompas.tv/article/254973/puan-soal-pemilu-14-februari-2024-pelaksanaannya-dengan-kasih-sayang Pemilihan waktu pemilu awal tahun untuk memberikan ruang Pilkada serentak yang menurut rencana diselenggarakan bulan November 2024. Pemilihan legislatif, pemilihan Presiden, resmi ditetapkan digelar serentak pada 14 Februari 2024. Tak hanya itu Pilkada serentak akan digelar pada 27 November 2024. Apa latar belakang penetapan tanggal tersebut dan terutama kesiapan KPU dapat menggelar Pemilu serentak dan Pilkada di tahun yang sama? Baca Juga Junimart: Komisi II DPR Bahas Tahapan Pemilu 2024 Seusai Komisioner KPU dan Bawaslu Baru Terpilih di https://www.kompas.tv/article/254819/junimart-komisi-ii-dpr-bahas-tahapan-pemilu-2024-seusai-komisioner-kpu-dan-bawaslu-baru-terpilih Sapa Indonesia Malam membahasnya bersama Komisioner KPU Arief Budiman, dan Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255811/apa-alasan-pileg-dan-pilpres-2024-digelar-tanggal-14-februari-ini-penjelasan-kpu ...

KOMPASTV 772 views

Apa Arti Penting Hubungan Bilateral Indonesia dan Singapura Lewat Perjanjia 0    0

JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia dan Singapura resmi menyekapati sejumlah kesepakatan strategis, mulai dari perjanjian ekstradisi, pengelolaan wilayah udara, dan kerja sama pertahanan. Presiden Joko Widodo menjelaskan pada perjanjian ekstradisi diperpanjang dari 15 tahun menjadi 18 tahun sesuai pasal 78 KUHP. Baca Juga Kejar Koruptor! Presiden RI Jokowi & PM Singapura Lee Hsien Loong Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi di https://www.kompas.tv/article/255596/kejar-koruptor-presiden-ri-jokowi-pm-singapura-lee-hsien-loong-tanda-tangan-perjanjian-ekstradisi Sementara itu, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, menyebut perjanjian ini mendorong penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan. Apa arti penting relasi Indonesia dan Singapura, lewat sejumlah kesepakatan-kesepakatan strategis yang dibuat? Kompas TV membahasnya bersama Duta Besar Indonesia Untuk Singapura Suryopratomo, dan Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, yang juga Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255801/apa-arti-penting-hubungan-bilateral-indonesia-dan-singapura-lewat-perjanjian-ekstradisi ...

KOMPASTV 2408 views

Reza Rahadian Pingin Pulang Saat Nonton Scene Layangan Putus yang Ini - UNC 0    0

KOMPASTV - Kisah pernikahan yang penuh dengan drama, hampir selalu menjadi magnet dalam sebuah cerita. Apalagi bila kisah itu ada embel-embel diangkat dari sebuah kisah nyata. Fakta itu membuat penonton semakin mudah terhanyut. Apalagi bila cerita itu diperankan dengan sangat natural oleh para pelakon. Serial drama "Layangan Putus" produksi MD Entertainment, yang mengangkat kisah pengkhianatan dalam rumah tangga Aris dan Kinan, harus diaku sukses membius belasan juta penontonnya. ROSI Spesial mempersembahkan "Terbius Layangan Putus". Selengkapnya hanya di dialog Rosianna Silalahi bersama Reza Rahadian (Pemeran Aris), Benni Setiawan (Sutradara Layangan Putus), Raquel Katie (Pemeran Lola), Arif Brata (Pemeran Irfan), Lala Choo (Pemeran Lastri), Sujiwo Tejo (Budayawan), Inaya Wahid (Pegiat Seni dan Sosial), Rigen Rakelna (Komika), Zoya Amirin (Psikolog Seksual) dan Prinsa Mandagie (Penyanyi Soundtrack Layangan Putus, "Sahabat Dulu") dalam ROSI Spesial "Terbius Layangan Putus". Tayang Kamis, 27 Januari 2022 pukul 20.30 WIB hanya di Kompas TV Independen Terpercaya. Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.30 WIB hanya di @kompastv. Independen Tepercaya. Dan follow akun Instagram talkshow ROSI @rosi_kompastv juga Twitter di @Rosi KompasTV #RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255659/reza-rahadian-pingin-pulang-saat-nonton-scene-layangan-putus-yang-ini-uncut-2-rosi ...

KOMPASTV 3528 views

Layangan Putus Bikin Netizen Terbelah, Kok Bisa Sih? - UNCUT (3) | ROSI 0    0

KOMPASTV - Kisah pernikahan yang penuh dengan drama, hampir selalu menjadi magnet dalam sebuah cerita. Apalagi bila kisah itu ada embel-embel diangkat dari sebuah kisah nyata. Fakta itu membuat penonton semakin mudah terhanyut. Apalagi bila cerita itu diperankan dengan sangat natural oleh para pelakon. Serial drama "Layangan Putus" produksi MD Entertainment, yang mengangkat kisah pengkhianatan dalam rumah tangga Aris dan Kinan, harus diaku sukses membius belasan juta penontonnya. ROSI Spesial mempersembahkan "Terbius Layangan Putus". Selengkapnya hanya di dialog Rosianna Silalahi bersama Reza Rahadian (Pemeran Aris), Benni Setiawan (Sutradara Layangan Putus), Raquel Katie (Pemeran Lola), Arif Brata (Pemeran Irfan), Lala Choo (Pemeran Lastri), Sujiwo Tejo (Budayawan), Inaya Wahid (Pegiat Seni dan Sosial), Rigen Rakelna (Komika), Zoya Amirin (Psikolog Seksual) dan Prinsa Mandagie (Penyanyi Soundtrack Layangan Putus, "Sahabat Dulu") dalam ROSI Spesial "Terbius Layangan Putus". Tayang Kamis, 27 Januari 2022 pukul 20.30 WIB hanya di Kompas TV Independen Terpercaya. Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.30 WIB hanya di @kompastv. Independen Tepercaya. Dan follow akun Instagram talkshow ROSI @rosi_kompastv juga Twitter di @Rosi KompasTV #RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255660/layangan-putus-bikin-netizen-terbelah-kok-bisa-sih-uncut-3-rosi ...

KOMPASTV 1360 views

LIVE - Terbius Layangan Putus bersama Reza Rahadian - ROSI Spesial 0    0

KOMPAS.TV - Menjadi film series yang fenomenal di 25 negara, ROSI mengundang pemain-pemain "Layangan Putus" ke studio untuk membahas kehebohan serial ini di kalangan masyarakat. Akan hadir @officialpilarez @lalachoo2005 @raquelklarkin @arifbrata. Turut hadir Pegiat Seni dan Sosial @inayawahid, Seksolog @zoyaamirin, Budayawan @president_jancukers, Komika @rigensih dan pelantun Ost. Layangan Putus @prinsamandagie. Seperti apa keseruan mereka? Saksikan ROSI Spesial Hot Seat "Terbius Layangan Putus" Kamis, 27 Januari 2022 Pukul 20.30 WIB hanya di @kompastv. Sahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Media sosial Kompas TV: Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV Instagram: https://www.instagram.com/kompastv Twitter: https://twitter.com/KompasTV LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV ...

KOMPASTV 36817 views

Guru di SDN 50 Buton Tega Hukum Murid Makan Sampah, Ini Kronologinya! 0    0

BUTON, KOMPAS.TV - Seorang guru Sekolah Dasar Negeri 50 Buton di Desa Wining, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, berinisial MS, diduga menghukum belasan siswanya, dengan menyuruh mereka makan sampah plastik. Peristiwa ini terjadi pada Jumat 21 Januari lalu, saat MS yang tengah mengajar di kelas 4, mendengar keributan dari kelas 3A, karena guru kelasnya belum hadir. Guru itu mendatangi kelas 3A, dan meminta para murid untuk menunggu gurunya dengan tenang. Namun karena anak-anak kembali ribut, MS menghukum belasan siswa kelas 3A. Ia mengambil tempat sampah yang ada di depan kelas, dan diduga menyuruh para siswa untuk memakan sampah plastik. Total ada 16 murid yang dihukum oleh MS. Pengalaman buruk ini, membuat sebagian siswa enggan kembali ke sekolah. Sekolah Dasar Negeri 50 Buton membenarkan adanya peristiwa guru MS, yang menghukum siswa dengan memberikan makan sampah. Pihak sekolah pun sudah menegur guru itu. Sang guru mengaku bersalah dan menyesal dengan tindakan yang dilakukannya. Untuk sementara, orangtua siswa akan mendampingi anak-anak mereka agar lebih tenang, dan bisa kembali ke sekolah. Orangtua juga berharap, peristiwa yang sama tidak kembali terjadi. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255783/guru-di-sdn-50-buton-tega-hukum-murid-makan-sampah-ini-kronologinya ...

KOMPASTV 3850 views

BREAKING NEWS - Persiapan Kemenkes Menghadapi Gelombang Ketiga Covid-19 di 0    0

KOMPAS.TV - Persiapan Kemenkes Menghadapi Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia. Sahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Media sosial Kompas TV: Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV Instagram: https://www.instagram.com/kompastv Twitter: https://twitter.com/KompasTV LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV ...

KOMPASTV 11608 views

Kata Walkot Gibran Soal Ubedilah Badrun Bawa Bukti Baru ke KPK 0    0

SOLO, KOMPAS.TV - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mempersilahkan KPK untuk memproses laporan Ubedilah Badrun. Dirinya mengaku belum ada panggilan apapun terkait dengan laporan dugaan KKN tersebut. Baca Juga Ubedilah Badrun Bawa Bukti Baru Soal Laporan Gibran-Kaesang ke KPK, Ini Tanggapan Jokowi Mania di https://www.kompas.tv/article/255760/ubedilah-badrun-bawa-bukti-baru-soal-laporan-gibran-kaesang-ke-kpk-ini-tanggapan-jokowi-mania Gibran terlihat santai menanggapi perkembangan pelaporan dirinya dan Kaesang ke KPK. Gibran mempersilahkan KPK untuk memproses laporan yang masuk dan sampai saat inipun dia belum menerima panggilan terkait kasus ini. Seperti sudah diketahui, Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK oleh Dosen UNJ Ubedilah Badrun. Laporan ini terkait dugaan KKN serta tindak pidana pencucian uang. Video Editor: Rian Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255767/kata-walkot-gibran-soal-ubedilah-badrun-bawa-bukti-baru-ke-kpk ...

KOMPASTV 19498 views

Ini Alasan Menhan Prabowo Jual 2 KRI: Tak Layak Pakai dan Banyak yang Kerop 0    0

JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan dua kapal perang milik TNI Angkatan Laut dilelang karena sudah tidak layak pakai. 2 kapal tersebut yakni KRI Teluk Penyu 513 buatan Korea tahun 1980 dan KRI Teluk Mandar 514 buatan Korea tahun 1980. Hal ini disampaikan Prabowo dalam rapat kerja dengan komisi I DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (27/1) Baca Juga Menhan Prabowo Subianto Paparkan Alasan Penjualan KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513 di https://www.kompas.tv/article/255711/menhan-prabowo-subianto-paparkan-alasan-penjualan-kri-teluk-mandar-514-dan-kri-teluk-penyu-513 Kondisi kapal yang sudah tidak layak menjadi alasan pelelangan ini, selain itu beberapa bagian kapal banyak yang keropos. "Secara teknis bahwa kondisi material tidak layak digunakan dan perpipaan banyak yang keropos," ungkap Prabowo. Video Editor: Rian Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255763/ini-alasan-menhan-prabowo-jual-2-kri-tak-layak-pakai-dan-banyak-yang-keropos ...

KOMPASTV 22133 views