oleh

Ngenes! Gara-gara Jadi Tersangka Hoax Ijazah Jokowi, Begini Nasib Umar Kholid Harahap Sekarang!

-Viral-5 views

Indosatu.Net – Sosok penyebar hoax ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Umar Kholid Harahap (28), tidak dikenal warga di lingkungan kontrakannya. Saat disambangi wartawan di rumah kontrakannya, Senin (21/1), dia tetap menutup pintu rapat-rapat & tak mau keluar.

Baru tiga bulan Kholid tinggal di Kampung Mede RT 04/RW 02 Kelurahan Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, & diketahui dia belum melapor perihal kepindahannya menjadi warga baru di lingkungan tersebut.

“Tinggal bersama istri & anaknya yang baru lahir, tidak dikenal warga. Aktivitasnya juga enggak yang tahu,” ujar Koordinator Ketentraman & Ketertiban RT 04, Jayadi, Senin (21/1).

Pengurus RT setempat, kata dia, cuma bertemu sebulan sekali saat menarik uang iuran warga di lingkungan setempat.

“Saya baru tahu kemarin, dia punya usaha‎ pembuat gypsum di wilayah RW 03, beda satu RW dengan rumah kontrakan sekarang ini,” tuturnya.

Saat penyidik membekuk Kholid di kontrakannya pada Sabtu (19/1) dini hari lalu, hingga kini tersangka Kholid tidak ditahan, cuma dikenakan wajib lapor.

Pantauan di lokasi, kontrakan tersangka berada di gang sempit RT 04/RW 02 Bekasijaya. Sekelilingnya, memang banyak rumah kontrakan. Rumah tersangka yang bertembok abu-abu serta jendela & pintu dicat putih ini, tampak tertutup rapat.

Di depan rumah terlihat dua pasang sandal & jemuran pakaian bayi yang tergantung di internit rumah. kendati diketuk berkali-kali tapi pemilik rumah tidak mau membukakan pintu kepada awak media yang ingin menemuinya.

“Ia namanya Umar Kholid Harahap. Waktu itu (penangkapan), polisi juga nanyain, warga di lingkungan RT sini, yang orang Batak ada berapa? Setahu saya cuma ada tiga, di luar Pak Kholid ini sebab enggak melapor ke kami,” katanya.

Jayadi mengaku sudah curiga ‎saat polisi menanyakan terkait warganya yang berasal dari Sumatera Utara, pada Jumat (18/1) malam. Namun, dia menjelaskan apa yang diketahui sembari memberikan informasi kependudukan yang diminta Kepolisian.

“Enggak langsung diberitahu bakal ada penangkapan. Ditangkapnya memang di rumahnya, warga tahu besoknya,” imbuhnya.

Tersangka Kholid tinggal di kontrakan milik H Wawan. Sehari-hari, warga sekitar cuma mengetahui aktivitasnya, pergi pagi pulang sore‎. Tersangka Kholid pulang kerja, langsung masuk ke rumah.

“Pulang pergi naik mobil Grand Max, mengendarai sendiri,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, tersangka Kholid bukan berasal dari Kecamatan Bekasi ‎Timur tapi dari kecamatan lain.

“Berdasarkan Nomor NIK, KTP-nya berasal dari (Kecamatan) Bekasi Barat, kalau Bekasi Timur, punya kode sendiri yang beda‎,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Polisi menangkap penyebar hoaks ijazah palsu Presiden Jokowi. Tersangka bernama Umar Kholid Harahap ditangkap di kediamanya di Bekasi Timur, Sabtu (19/1), pukul 00.30 WIB.“Tersangka sudah ditangkap & saat ini masih diperiksa,” ucap Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Sabtu (19/1).

Namun, Dedi mengatakan, tersangka tidak ditahan. Dedi enggan menyebut alasan mengapa tersangka tidak ditahan. Yang jelas, menurut Dedi, tersangka memang sengaja menyebarkan informasi hoaks tersebut melalui akun Facebooknya, https://www.facebook.com/umar.kholid.378/posts/770302516668478 

“Ijazahnya Pak Jokowi adalah asli ya, sesuai penjelasan dari sekolah. Yang bersangkutan sengaja menyebarkan berita hoaks dengan gunakan akun Facebooknya,” kata Dedi.Tersangka terancam hukuman 2 tahun penjara & dikenai Pasal 14 ayat 2, Pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946, & maupun Pasal 207 KUHP.

(beritasatu.com/kumparan,com)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed