oleh

Datangi Gereja Paulus Pantau Kesiapan Natal, Anies Baswedan Disambut ‘Hidup Ahok’

-Viral-156 views

Indosatu.Net – Jelang pelaksanaan perayaan Natal 2018, Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kungjungan ke sejumlah gereja di Ibukota, Senin (24/12/2018).

Hal itu dilakukan untuk mengecek kesiapan & pelaksanaan hari raya untuk umat Kristiani tersebut.

Salah satu gereja yang dikunjunginya adalah Gereja Pulus di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Anies yang datang ke gereja itu sekitar pukul 19.00 WIB tak sendiri. Ia didampingi perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) & Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya kepada jemaat, Anies menyampaikan pesan persahabatan, perdamaian & kesederhanaan.

Tak lupa Anies juga mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani.

“Izinkan kami mengucapkan selamat memperingati Hari Natal. Semoga persudaraan, persahabatan & kesederhanan selalu menjadi bagian dari kita semua,” kata Anies.

Gubernur yang masih ‘menjomblo’ sepeninggal Sandiaga Uno itu juga berharap biar suasana selalu damai.

“Semoga Tuhan selalu memberkati bapak ibu sekalian. Memberikan kepada kita kedamaian sebagaimana yang kita rasakan malam ini,” tambahnya.

Akan tetapi, ada insiden kecil seusai Anies menutup sambutannya itu.

Seorang pemuda yang berada di barisan bangku jemaat tiba-tiba berteriak cukup kencang.

“Hidup Ahok!” pekik pemuda tersebut.

Kendati demikian, Anies sepertinya tak menggubris pekikan pemuda yang merupakan salah satu jemaat tersebut.

Anies pun memilih pergi meninggalkan lokasi tanpa berkomentar.

Para jemaat yang lain pun terlihat bingung & terganggu denga ulah pemuda itu.

Alhasil, sang pemuda dengan perawatakn tinggi itu menjadi salah tingkah sendiri.

Untuk diketahui, dalam pengamanan Hari Natal tahun ini, TNI-Polri sudah menggelar Operasi Lilin Jaya 2018.

Operasi yang dilaksanakan semasa 12 hari sampai dengan 1 Januari 2019 itu menerjukan tak kurang dari personel gabungan TNI, Polri & stakeholder.

Salah satu yang menjadi fokus adalah beberapa potensi kerawanan, diantaranya kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, potensi aksi terorisme, sweeping ormas & aksi intoleransi.

“Kecelakaan moda transportasi baik darat laut & udara, ketersediaan & stabilitas harga pangan serta kemacetan & kecelakaan kemudian lintas,” kata Kasdam Jaya Brigjen TNI Suharyanto.(Pojoksatu.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed