oleh

Kubu Jokowi: Prabowo Coret Caleg Eks Koruptor Aja Enggak Berani

-News-61 views

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus AdhiyudaTRIBUN-VIDEO.COM – Sekertaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menilai, peryataan capres Prabowo Subianto soal korupsi di Indonesia seperti kanker stasium empat, tidak menunjukan konsistensi.Hasto menyebut, ketidak konsistenan Prabowo lantaran sebagai Ketua Umum Partai Gerindra banyak meloloskan para mantan koruptor untuk menjadi calon anggota legislatif di Pemilu 2019.”Diluar negeri beliau bicara seperti itu tapi memanage Gerindra, pak Prabowo engga berani mencoret mereka yang punya masalah-masalah hukum (mantan napi korupsi),” kata Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).Sekjen PDI Perjuangan ini melihat ada perbedaan antara sikap dan peryataan Prabowo dalam acara ‘The World in 2019 Gala Dinner’ yang diselenggarakan oleh majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt Singapura pada Selasa (27/11/2018) lalu.”Jadi orang melihat beda antara retorika dan sebuah tindakan nyata. Ini yang kami sayangkan, mencoret caleg-caleg (mantan) korupsi saja pak Prabowo saja tidak bisa,” tegas Hasto.Hasto turut menyindi masa Odre Baru dibawah kepemimpinan Soeharto dimana Prabowo merupakan menantunya.Kekuasaan Soeharto, kata Hasto, digunakan untuk korupsi ‘stadium’ sebelumnya.”Bagaimana stadium sebelumnya zaman pak Harto, ketika seluruh kekuasaan dipakai untuk kroni-kroninya dan pak Prabowo termasuk keluarga yang saya yakin mendapatkan manfaat dari situ,” jelas Hasro.Selain itu, Hasto turut menyangkan peryataan Prabowo sebagai calon pemimpin yang tidak menunjukan martabat bangsa di hadapan forum Internasional.”Apapun namanya pemimpin itu tugasnya harus berpolitik dengan bangga terhadap tanah airnya, membangun martabatnya. Tidak bisa, diluar cerita tentang hal yang kurang pas untuk disuarakan apalagi oleh calon presiden, sehingga yang penting desainnya,” tutup Hasto.Dikabarkan, Prabowo menyatakan bahwa saat ini Indonesia sangat butuh orang-orang cerdas dan jujur, guna membangun negara demokrasi yang sehat.Hal itu disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara dalam acara ‘The World in 2019 Gala Dinner’ yang diselenggarakan oleh majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt Singapura pada Selasa (27/11/2018).”Yang menurut saya paling mendesak, yang dibutuhkan saat ini adalah untuk membentuk sebuah tim anak bangsa yang terbaik dan paling cerdas dengan integritas tinggi, untuk melakukan reformasi dan membentuk pemerintahan yang bersih dan anti korupsi,” kata Prabowo.Ia turut menyebut, Indonesia sudah masuk darurat korupsi.Pasalnya, dari kalangan pejabat negara seperti anggota dewan, menteri hingga hakim sudah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).”Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi, yang menurut saya sudah seperti kanker stadium empat,” ungkap Prabowo.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed