oleh

Fayakhun Bikin Geger Ungkap Pertemuan Diklaim Keluarga Jokowi Bahas Proyek Bakamla. Endingnya Memalukan!

-Viral-128 views

Indosatu.Net – Mantan anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi mengaku pernah dikenalkan dengan tiga orang yang diklaim sebagai anggota keluarga Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Hal itu terjadi sebelum pengerjaan proyek pengadaan alat pemantauan satelit & pesawat nir awak di Badan keamanan Laut (Bakamla).

Fayakhun dikenalkan oleh staf ahli Kepala Bakamla Laksamana Madya (Purnawirawan) TNI AL Arie Soedewo, Ali Fahmi Habsyi, di Hotel Grand Mahakam, Jakarta sekitar tahun 2016.

Hal ini disampaikan Fayakhun saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa kasus suap proyek pengadaan alat pemantauan satelit & pesawat nir awak di Bakamla, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (17/10).

“Saya lihat dia [Fahmi] bersama teman & saya dikenalkan tiga orang. Katanya dari keluarga Solo, ada satu agak tua om-nya Pak Jokowi, adik Pak Jokowi, & ipar Pak Jokowi,” ujar Fayakhun.

Pihak Istana dikonfirmasi terpisah oleh detikcom meragukan kesaksian Fayakhun. Koordinator Staf Khusus Teten Masduki menilai bisa saja orang yang mengenalkan ke Fayakhun tersebut mencatut nama anggota keluarga besar Jokowi.

“Bisa saja itu mencatut nama keluarga Pak Jokowi,” kata Teten kepada detikcom.

Teten mengatakan Presiden Jokowi melarang keras keluarganya terlbat urusan bisnis dengan pemerintah maupun BUMN.

“Setahu kami Pak Jokowi melarang keras keluarganya terlibat urusan bisnis dengan pemerintah maupun BUMN. Kami di Istana sering dapat arahan dari Pak Jokowi biar jangan sampai ada keluarga yang memanfaatkan pengaruhnya untuk kepentingan bisnis. Di antara kami di Istana diminta menyampaikan pesan ini kepada para menteri & pimpinan BUMN,” jelas Teten.

Bahkan, kata Teten, anak Jokowi sendiri tidak ada yang berurusan bisnis dengan dengan pemerintah. “Kita tahu anak kandung Pak Presiden sendiri tidak ada yang berbisnis dengan pemerintah. Malah jualan martabak & pisang,” katanya.

Sementara Fayakhun sendiri mengaku lupa dengan nama-nama orang yang dikenalkan tersebut. Saat itu, lanjutnya, Fahmi cuma menyampaikan biar dirinya membantu mengingat pentingnya proyek tersebut untuk Bakamla.

“Kata dia kita harus bantu Bakamla untuk jadi besar sebab ancaman nasional ada di laut & kita didukung kekuasaan untuk itu,” tutur Fayakhun. (CNNIndonesia.com/detik.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed