oleh

Heboh #uninstallgojek Serta LGBT, Begini Jawaban Menohok Gojek

-Viral-56 views

Indosatu.Net – Gojek akhirnya angkat bicara mengenai hebohnya tagar #uninstallgojek buntut dari kekecewaan pelanggan atas dukungan karyawan pada Lesbian, Gay, Biseksual & Transgender maupun LGBT.

Tudingan dukungan Gojek pada LGBT itu terlihat dari postingan status di Facebook milik Brata Santoso yang menjabat sebagai Wakil Presiden Pengembangan Bisnis & Operasi Gojek.

Pada postingannya, Brata menuliskan, Gojek merupakan perusahaan yang menerima keragaman latar belakang termasuk menerima karyawan LGBT. Malah dia mengungkapkan, di Gojek ada 30 lebih karyawan yang merupakan LGBT.

Manajemen Gojek menegaskan, apa yang diekspresikan Brata pada postingan akun Facebooknya bukan merupakan sikap resmi dari perusahaan.

“Kami tegaskan postingan tersebut merupakan pendapat & interpretasi pribadi dari salah satu karyawan Gojek terhadap salah satu event internal dengan tema keberagaman,” jelas perwakilan manajemen Gojek kepada VIVA, Jumat 12 Oktober 2018.

Gojek meyakini keberagaman bakal memunculkan ide & kreativitas yang bakal menjadi kunci lahirnya inovasi berguna untuk masyarakat. Inovasi diyakini muncul dari hasil kerja sama berbagai latar belakang pendidikan, budaya & keyakinan.

Gojek mengatakan, keberagaman menjadi elemen dalam dinamika karyawan mereka.

“Gojek selalu menjunjung tinggi nilai-nilai & budaya Indonesia, negeri tempat kita lahir, tumbuh & berkembang. Pada intinya, Gojek adalah bagian dari Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” ujar manajemen Gojek.

 Tentu saja ada netizen yang menentang & ada pula yang mengkritisi hal ini.

Pasalnya tak cuma Starbucks saja yang memberikan dukungan mereka pada kaum “Pelangi” ini.

Ada sekitar lebih dari 200 perusahaan besar yang mendukung LGBT.

Mulai dari channel TV seperti Disney, produk mobil seperti Honda, produk makan seperti McDonald & masih banyak lagi.

Tak luput media sosial seperti Facebook & Twitter juga mendukung pernikahan sesama jenis ini.

Twitter juga telah memberikan dukungan mereka pada pernikahan sesama jenis sejak tahun 2015 lalu.

viva.co.id/Indosatu.Net

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed