oleh

Anies Baswedan Akhirnya Angkat Suara Soal Nelty Khairiyah, Guru Yang Doktrin Siswa Anti Jokowi

-Viral-74 views

Indosatu.Net – Guru SMA Negeri 87 Jakarta Nelty Khairiyah, yang dituduh mengajarkan doktrin anti-Jokowi, dilarang mengajar sementara. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang guru bermasalah mengajar siswa di kelas.

“Nomor satu, kalau ada guru yang bermasalah dengan siswa, tarik dari sekolah, tarik dari kelas, sehingga ia tidak berada di kelas dulu, tidak berinteraksi dengan siswa, ada proses pendisiplinan sehingga aman untuk semua,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Anies mengatakan tidak bisa menginstruksikan langsung untuk memberhentikan guru bermasalah. Sebab, ada aturan kepegawaian.

“(Guru) bakal ditarik segera, bakal dihentikan dari mengajar di kelas. Kalau status kepegawaian, ada aturannya,” kata Anies.

“Yang jelas, dia ditarik dari interaksi dengan siswa sampai proses pendisiplinannya tuntas,” lanjut dia.

Sebelumnya, Nelty telah diperiksa oleh Dinas Pendidikan terkait dugaan doktrin anti-Joko Widodo. Dinas Pendidikan mengatakan bakal kembali meneruskan pemeriksaan tersebut. 

“Kemarin sudah diperiksa, tapi belum selesai. Kan berita acara pemeriksaannya saya belum bisa ekspose ke mana-mana sebab (pemeriksaan) belum selesai,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati kepada wartawan.

Susi mengatakan pemeriksaan bakal kembali dilakukan dengan memperhatikan kondisi psikologis Nelty. Namun Susi mengatakan tidak mengetahui kapan pemeriksaan lanjutan itu bakal dilakukan.

“Iya (pemeriksaan belum selesai), kan yang bersangkutan kita juga harus perhatikan psikologi yang bersangkutan. Saya nggak tahu (kapan pemeriksaan lagi),” ujar Susi.

Disdik: Pemeriksaan Guru Nelty soal Doktrin Anti-Jokowi Belum Usai

Guru SMA Negeri 87 Jakarta, Nelty Khairiyah telah diperiksa oleh Dinas Pendidikan terkait tuduhan melakukan doktrin anti Joko Widodo. Dinas Pendidikan mengatakan bakal kembali meneruskan pemeriksaan tersebut. 
“Kemarin sudah diperiksa tapi belum selesai, kan berita acara pemeriksaanya saya belum bisa ekspose kemana-mana sebab (pemeriksaan) belum selesai,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati, saat dihubungi detikcom, Kamis (11/10/2018).
Susi mengatakan pemeriksan bakal kembali dilakukan dengan memperhatikan psikologis dari Nelty. Namun, Susi mengatakan tidak mengetahui kapan pemeriksaan lanjutan itu bakal dilakukan.
“Iya (pemeriksaan belum selesai), kan yang bersangkutan kita juga harus perhatikan psikologis yang bersangkutan. Saya enggak tau (kapan pemeriksaan lagi),” ujat Susi.
Petugas dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan mengkonfirmasi kasus dugaan doktrin anti Joko Widodo oleh guru SMA Negeri 87 Jakarta, Nelty Khairiyah. Bu guru Nelty menangis saat diklarifikasi petugas.
“Bukan pemeriksaan tapi klarifikasi, ingin tahu soalnya viral,” ucap Kepala Seksi Pendidikan Menengah, Sudin Wilayah 1 Jakarta Selatan, Hermanto (10/10).
Petuga dari Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan, yang melakukan pemeriksaan maupun klarifikasi adalah Hermanto & Wagimin selaku Kepala Seksi Pensididik & Tenaga Kependidikan. Mereka bertemu dengan Nelty & Kepala Sekolah SMA N 87 Patra Patiah.(detik.com)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed