oleh

Detik-detik Situasi Memanas, Saat Ratna Sarumpaet Dikepung Massa di Bandara Sampai Meluber Sepanjang Jalan

-Viral-48 views

Indosatu.Net – Teriakan para pendemo di Bandara Hang Nadim, Batam – Kepulauan Riau semakin menjadi. Mereka menolak kedatangan aktivis Ratna Sarumpaet di Batam.   

Negosiasi aparat dengan pihak Ratna Sarumpaet di bandara tersebut cukup alot. 

Hingga satu jam berselang setelah ia tiba, hingga pukul 14.50 WIB kepastian boleh tidaknya Ratna Sarumpaet menggelar acara di Batam masih belum jelas.

Dari seumber-sumber Tribun yang dimintai informasinya di Bandara Hang Nadim Batam, Ratna Sarumpaet & rombongannya masih negosiasi.

Belum diketahui hasil pembicaraan dengan pihak aparat.

Sementara itu massa aliansi penolak kedatangan Ratna Sarumpaet masih standby di luar area bandara Hang Nadim.

Mereka siap mengadang di gerbang keluar bandara. Anggota aliansi yang jumlahnya sekitar ratusan tampak duduk-duduk & menunggu info terbaru dari dalam bandara.

Ratna Sarumpaet tiba di Bandara Hang Nadim Batam menggunakan pesawat Sriwijaya Air  dengan nomor penerbangan SJ 032 pukul 13.30 WIB.

Dari pantauan Tribun di Bandara, Pesawat Sriwijaya Air SJ 032 semula dijadwalkan tiba di Batam pukul 11.20 WIB, namun ternyata baru landing pukul 13.30 WIB.

Ratna Sarumpaet tiba di Batam menggunakan pakaian kemeja putih, celana jeans biru & jilbab abu-abu.

Setelah tiba di terminal kedatangan, Ratna Sarumpaet sempat menggunakan eskalator sampai di lanti satu.

Karena situasi cukup memanas, Ratna langsung diajak oleh petugas untuk menuju lantai dua menggunakan lift.

Massa Memenuhi Pintu Masuk Bandara

MASSA terus berdatangan menuju Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, menolak kedatangan aktivis Ratna Sarumpaet, Minggu (16/9/2018).

Sekitar pukul 13.00 WIB, massa sudah hampir memenuhi jalan pintu hingga menuju bandara tersebut.

Korlap dari masa yang tergabung dari Masyarakat Kepri, Edo Andriat meminta Ratna Sarumpaet untuk tidak menginjakan kaki ke Batam.

Hal itu ia sampaikan, sebab Kota Batam yang aman ini jangan di provokasi dengan kedatangan Ratna Sarumpaet.

 “Kami minta Ratna pulang, Jangan rusak kondusifitas Kota Batam,” ujarnya kepada Tribun Batam.

Ia yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kepemimpinan Mahasiswa Kepri menyebutkan, masa aksi penolakan ini pun terdiri dari sejumlah aliansi, OKP, & mahasiswa.

 “Kami ini sepakat bahwa, jangan ada pihak luar Batam untuk upaya pemecah belah masyarakat Batam yang aman ini,” sebutnya.

Sampai berita ini ditulis, aktivitas masa penolakan Ratna Sarumpaet di pintu gerbang keluar bandara masih berlangsung.

Setiap pengendara mobil yang melintas pun diminta untuk dibuka kacanya untuk memastikan Ratna Sarumpaet tidak masuk ke Batam

“Tolak Ratna Sarumpaet di Batam, Batam Aman. Jangan diprovokasi,” teriak salah satu masa, Minggu (16/09/2018).

“Tolong bapak-bapak & ibu-ibu. Kaca mobilnya di buka ya, kita mau memastikan Ratna Sarumpaet tidak datang,” sebutnya sembari meminta pengendara mobil membuka kaca.

Sementara Ratna Sarumpaet, terlihat dikawal saat masuk ke dalam lift. Wajahnya tampak pucat, saat masuk ke dalam lift.

Ratna pun berdiri dibagian pojok lift belakang sebelah kiri.

Massa dengan berjalan kaki tiba di depan gerbang memasuki kawasan Bandara Hang Nadim.

Dengan membawa kertas yang bertuliksan penolakan Ratna Sarumpaet & dianggap sebagai provokator serta mengusik keamanan & kedamaian di Bumi Melayu.

Aksi massa ini pun terlihat berlangsung di pìnggir jalan keluar dari Bandara Hang Hang Nadim tepatnya di gerbang masuk. 

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Situasi Memanas, Ratna Sarumpaet Turun dari Pesawat Sriwijaya di Bandara Batam, Negosiasi Alot,



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed