oleh

Asiana Soccer School Ingin Cetak Pesepakbola Bekelas Dunia

-Sepakbola-438 views

JAKARTA – Sekolah Sepak bola Usia Dini Asiana Soccer School (ASS) resmi berdiri. Sarana untuk mencetak talenta muda berkelas dunia itu diresmikan langsung oleh pendiri ASS Agus Gumiwang Kartasasmita Sabtu (1/9/2018).

Sebagai seorang pendiri Agus Gumiwang menyadari jika Indonesia mempunyai segudang bakat terpendam. “Sebagai warga negara dan pecinta olah raga sepakbola, saya memiliki perhatian dan komitmen besar terhadap dunia sepak bola Indonesia. Sebagai wujud komitmen dan partisipasi, bersama beberapa rekan insan pecinta sepak bola kami mendirikan sekolah sepakbola (SSB) yang bernama Asiana Soccer School,” ucap Agus dalam rilis yang diterima SINDONews, Minggu (2/9/2018).

Dikatakannya, tidak ada prestasi yang dapat diraih secara instan. Demikian halnya dalam sepak bola Indonesia. Pembinaan sepak bola yang bersifat sistemik, berjenjang (berdasarkan usia), dan berkelanjutan (kesinambungan karier) mutlak diperlukan.

Pembinaan tersebut tentunya tidak dimonopoli oleh Pemerintah dan PSSI. Seluruh komponen masyarakat, termasuk swasta, dapat berpartisipasi dan mengambil mengambil peran dalam proses pembinaan.

“Di sinilah peran penting SSB sebagai bagian dari sistem pembinaan sepak bola khususnya usia dini. SSB merupakan wadah untuk mencetak anak-anak muda bertalenta di olah raga sepak bola,” terang Agus.

Di sekolah sepak bola, lanjutnya, anak-anak dibina dan diasah kemampuan fisik, teknik, dan mentalnya sehingga mereka memiliki kepribadian yang tangguh, berkualitas, dan memiliki potensi untuk meraih prestasi di sepakbola.

Pria yang baru-baru ini dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial ini mengatakan, sebagai tahap awal ASS akan membina anak muda U-9 dan U-10 dan selanjutnya akan terus dikembangkan ke usia-usia lainnya. Kemudian pada Oktober 2018 mendatang, ASS akan menggelar kompetisi dengan mengundang tim-tim terbaik dari seluruh provinsi di Pulau Jawa dan satu tim terbaik dari Sumatera Utara, serta dari negara tetangga yakni Singapura, Thailand, dan Malaysia.

“Dalam 2 sampai 3 tahun kedepan Asiana Soccer School juga akan dikembangkan menjadi Academi untuk menciptakan pemain nasional,” ujar Agus optimistis.

Sementara itu ditemui saat bermain bersama siswa ASS, mantan pemain Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto menyambut positif adanya sekolah sepakbola untuk anak-anak ini. “Ini program yang sangat bagus dan saya berkeyakinan ke depan prospeknya sangat bagus. Apalagi saat ini Asiana Soccer School didukung pula oleh Coach yang berlisensi AFC. Ini sangat penting karena good player lahir dari good coach,” tuturnya serius.

Di hadapan anak-anak, Kurniawan juga membagikan tips menjadi pesepak bola tangguh di masa depan. Ada tujuh modal utama yang harus mereka miliki dan konsisten diterapkan setiap hari.

“Modalnya adalah punya cita-cita, disiplin, kerja keras, optimistis, tekun belajar baik di sekolah maupun di lapangan, dan jangan lupa doa dari orangtua. Saya yakin jika kalian menjalaninya dengan fokus kelak 15 sampai 20 tahun ke depan saya nonton pertandiangan kalian di televisi sebagai pemain sepak bola nasional Indonesia,” harapnya disambut tepuk tangan riuh anak-anak dan orangtua mereka.

Sekretaris Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jakarta Selatan Arki Luntungan mengatakan saat ini ada 30 sekolah sepak bola di Jakarta Selatan yang berada di bawah naungan PSSI, salah satunya adalah Asiana Soccer School.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed