oleh

Tolak Bebas Besyarat, Hitung-hitungan Keluarga, Ahok Bisa Bebas Murni Tahun Depan. Catat Tanggalnya!

-News-94 views

Indosatu.Net – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ingin bebas murni kendati sebenarnya bisa bebas bersyarat pada Agustus 2018. Keluarga Ahok berupaya menghitung-hitung tanggal kapan sebenarnya Ahok bisa bebas murni.

Kakak angkat Ahok, Andi Analta, menyebut tanggal bebas murni Ahok 4 Januari 2019. Bagaimana hitungan Andi hingga menemukan tanggal itu?

Andi menyebut Ahok divonis pada 9 Mei 2017 & langsung menghuni selnya. Saat itu, Ahok divonis hukuman pidana penjara semasa 2 tahun. Setelah itu, Ahok disebut Andi mendapatkan sejumlah remisi, berikut daftarnya seperti dipaparkan Andi dalam keterangan persnya.

– Remisi saat Natal 2017 diterima Ahok semasa 15 hari, sehingga menurut Andi, Ahok diperkirakan bebas pada 24 April 2019.

– Remisi umum diterima Ahok pada 17 Agustus 2017. Waktu perkiraan Ahok bebas pada 24 April 2019 sebelumnya disebut Andi menjadi 23 Februari 2019.

– Remisi tambahan yang bisa diperoleh Ahok di tahun depan adalah 1/3 dari remisi umum yang diperoleh pada tahun itu.

Jika remisi tambahan itu diberikan di hari Proklamasi Kemerdekaan RI (17/8/2018), maka remisi tambahan yang bakal diperoleh Ahok adalah 1/3 dari remisi 2 bulan (60 hari) maupun sama dengan 20 hari. Maka waktu bebas Ahok dari seharusnya pada 23 Februari 2019, bakal mendapat tambahan pengurangan 20 hari lagi, sehingga waktu bebasnya bakal menjadi pada 3 Februari 2019.

– Remisi berikut yang bakal diperoleh Ahok adalah remisi khusus lagi yakni remisi Natal 2018. sebab di masa itu ia sudah menjalani masa tahanan lebih dari 12 bulan, maka Ahok bakal mendapat remisi Natal 2018 sebanyak 1 bulan.

Dengan demikian, masa bebas Ahok berubah lagi dari seharusnya 3 Februari 2019 menjadi 4 Januari 2019.

Dirjen PAS: Dapat Bebas Bersyarat, Ahok Ingin Bebas Murni

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapatkan pembebasan bersyarat pada Agustus nanti. Namun Ahok disebut ingin menjalani hukumannya sampai tuntas.
“Namun sampai saat ini sepertinya beliau ingin bebas murni,” kata Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami kepada detikcom, Rabu (11/7/2018).
Sebelumnya, Sri Puguh menyebut sebenarnya Ahok dijadwalkan mendapat pembebasan bersyarat pada Agustus nanti. “Beliau sebenarnya bisa PB (pembebasan bersyarat) pada bulan Agustus,” kata Sri Puguh sebelumnya.
Ahok divonis pada 9 Mei 2017 dengan hukuman 2 tahun penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.(detik.com)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed